Selasa, 07 Agustus 2012

Bolehkah !???

dalam perjalanan pulang dari bandara kemarin, bapak supir yang baik hati memutar lagu-lagu slow yang mendengarnya saja membuat rasa ini ingin menangis *lebayyy* salah satunya lagu “close to you” entah siapa yang menyanyikan, saya suka sekali begitu pertama mendengar nadanya memang bukan lagu baru, hanya saja jarang terdengar di telinga maka saya coba mencarinya di laman gudang lagu tidak butuh waktu lama dan yep, ketemu! ternyata penyanyinya adalah the carpenter maka terunduhlah lagu tersebut yang sekarang sedang berdendang lirih di alat elektronik saya bukan, bukan lagu itu yang ingin saya bahas itu hanya selingan saja, kalau meminjam istilah panggung, itu hanya backdropnya sebenarnya saya ingin mengeluarkan unek-unek saya yang tidak bisa saya tumpahkan kepada sebutirpun manusia karena saya sedang terserang sindrom “manusia patung” akhir-akhir ini ya, menjaga jarak, menjaga lidah, menjaga hubungan itu semua sedang terjadi pada diri saya entah mengapa, entah bagaimana, datangnya hanya tiba-tiba banyak hal terjadi dalam kehidupan saya, dan saya semakin dalam berefleksi sebenarnya apa tujuan hidup, mengapa saya harus hidup terlalu lama dari hasil refleski itu perlahan terbit sedikit ketakutan akankah hidup ini diisi hanya dengan keburukan dan dosa saja lalu dimana manfaat hidup yang sesungguhnya? sebenarnya untuk apa saya ini hidup? pertanyaan bodoh memang, tetapi saya sedang berada di titik terendah dalam kehidupan saya saat ini saya sedang tidak perduli dengan masa depan yang acapkali membuat saya stres tingkat tinggi ketika harus memikirkannya maka saya hanya ingin menikmati waktu yang ada sekarang dengan saya, dan keluarga tercinta itu saja itu baru cerita bab pertama ada bab selanjutnya yang terus menerus mengusik pemikiran saya yaitu mengenai pernikahan ahhh, bosan rasanya membahas hal itu tetapi entah mengapa orang masih saja asik membahas di ujung telinga saya melihat satu persatu orang menjemput pernikahannya, beberapa orang sedang mempersiapkan harinya, sedangkan saya? hanya jongkok menantinya dan orang tanpa lelah terus mengolok olok saya yang masih saja jongkok dengan manis memandang semua tanpa berbuat sesuatu, tanpa berusaha ah,, saya lelah dengan olok-olokan itu muak dengan semuanya sebenarnya apa yang salah dengan kesendirian saya? apakah saya akan mati karena tidak menikah? masuk neraka kalau tidak menikah? durhaka pada ibuk bapak jika tidak menikah? tidak kan? lalu mengapa terus menerus mereka bertanya hal yang sama ah,, saya sudah lelah mendengar, jadi mereka sebaiknya juga mulai lelah bertanya saya juga mulai lelah menjalani semua ketika hidup masih seperti ini-ini saja ah,, andai saya bisa meminta maut ingin saya hadirkan maut itu secepat yang saya bisa agar berhenti sudah saya melakukan dosa dan bisa bertemu dengan tuhan tercinta biarlah bertemu tuhan dalam keadaan papa namun tak lagi saya isi hidup ini dengan berjuta dusta dan dosa bolehkah hal itu saya pinta? *sendiri di lantai 2 sedang menanti malam*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar