Kamis, 28 Maret 2013
Mimpi 2008?!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Beberapa waktu lalu kita sempat membahas tentang pernikahan. Awalnya membahas tentang keharusanku sebagai pribadi untuk menikah karena tinggal di lingkungan masyarakat penuh 'perhatian' yang akan langsung merenyitkan dahi jika aku bilang aku tidak akan menikah.. dengan laki-laki tentunya. Lalu aku meyakinkanmu bahwa aku memang tidak akan menikah apapun alasannya. Di hari yang sama kamu memintaku untuk menikah dengan mu, meski lewat bbm jujur saat itu aku terkejut. Kamu ingin menikah dengan ku secara islam, awalnya aku terbengong-bengong baca bbm kamu. Dan akhirny aq menangis.. terharu.. ya saat itu aku merasa bahagia sekali.
Pernikahan adalah sebuah mimpi yang sudah lama sekali aq kubur. Karena dulu sekali aq pernah berdiskusi dengan kamu tentang menikah di luar negeri suatu saat nanti dan kamu langsung menolaknya. Dari hari itu aku berfikir tak perlu legalitas yang penting kamu menikahi hatiku dan setia padaku selamanya. cukup.
Sampai hari ini pembicaraan tentang pernikahan itu sudah terlupakan, kadang saat ku ungkit pun kamu hanya menjawab "mau nabung dulu" tanpa antusisme lagi.. hahaha.. yaaahh begitulah kamu.. terkadang kamu bisa sangat antusias terhadap hubungan kita.. tapi beberapa menit kemudian semua bisa berubah..
Tapi, sampai hari ini aku masih memikirkan tentang pernikahan itu.
memikirkan tentang bahagianya jika semua itu terwujud...
Biarlah pernikahan itu hanya jadi mimpi disudut fikiranku.. yang mungkin akan terwujud suatu saat nanti.. atau mungkin hanya akan tertumpuk dibawah mimpi-mimpi yang lain..:). yang pasti aku tidak akan pergi darimu untuk menikah dengan orang lain.
Terdiam...
Aku tak tau harus bilang apa...
Semua perasaan berkecamuk di benakku..
Mual menyesak dikerongkonganku, tapi lidahku kelu...semua hanya bisa keluar melewati pembuluh air mataku..mengacuhkan bibirku yang masih saja bungkam...
Aku si gadis sombong, yang mampu menaklukan keegoanmu akan wanita..
Tapi kini aku lemah..demi ketidak mampuanku..aku harus diam..
Ya..aku mengharuskan diriku untuk diam...
Aku si gadis kuat yang pandai memaki, menyiksamu dengan kata-kata...
Tapi kini aku lemah...demi ketiadaanku..aku harus diam...
Aku menangis dalam diam...
Entah ini apa..cobaan..godaan..perjuangan...atau ketidak tauan manusia lain akan etika..
Aku tak tau..dan tak punya kemampuan untuk mencari tau..
Aku hanya bisa berharap..
Seperti katamu..
Aku adalah wanitamu...satu-satunya dan selamanya..
**ketika manusia ada di satu titik nadir kehidupan dan mencoba bangkit dan melawan rasa sesak...
Perjuangan ini..mudah2an menjadi titik balik yang positif..dengan kamu masih slalu setia di sampingku...Amiiin3x..
Itu Saja Sudah Cukupppp....
Banyak sekali orang diluar sana yang bilang aku orang yang manja... aku orang yang menyebalkan.. aku orang yang jutek.. aku keras kepala... yaaa itu adalah aku.. bangga?? tidak sama sekali tidak.. aku sudah berusaha merubah image itu selama bertahun-tahun tapi susah.. sangat susah..
Rasa optimis muncul ketika kamu hadir di hidupku..memberi warna baru..memberi pola hidup baru.. aku si manja berubah menjadi dewasa karena kamu lebih manja.. aku yang keras kepala menjadi lebih lunak karna keegoisan kamu yang terkadang tak bisa kompromi.. aku yang jutek menjadi mudah tertawa karna ulah2 mu yang menggemaskan..
Lalu kamu menganggapku sebagai si sempurna.. baik hati dan pengertian..kamu menganggap aku pantas dipertahankan.. aku pantas dicintai..aku pantas disayang..
Aku kemudian berfikir, apakah aku sudah berubah..lebih dewasa..lebih baik..lebih ramah??? ternyata tidak.. semua masih sama..aku masih orang yang keras,, masih orang yang galak.. masih orang yang jutek.. di depan orang lain.. ya..
ternyata aku baru menyadari.. aku hanya berubah untuk kamu.. hanya kamu yang bisa melihat sisi baik dari diriku.. karena hanya kamu yang tulus.. karena hanya kamu yang slalu mengerti kekuranganku dan mensyukuri kelebihanku.. karena kamu makhluk sempurna yang diciptakan Tuhan untuk ku.. untuk membuatku menjadi sempurna..untukmu..
Tak lagi terlalu ku pusingkan orang-orang yang menganggapku gadis manja, galak, keras,,, dan lainnya..
karena yang terpenting aku tidak begitu bagimu... itu saja cukup..
Aku Di Sini.
panggil aku rembulan...karena aku tak pernah bisa bersinar tanpa mu matahariku...
panggil aku rembulan...karena saat malam aku butuh hangat mu matahari ku...
panggil aku rembulan karena saat pagi datang aku setia menemanimu meski dibalik awan...
maka panggil aku rembulan...
aku rembulan yang nakal...diam2 menculik matahari membawanya keperaduanku hingga langit merona senja..
aku rembulan yang merajuk...membiarkan sinar mu terbias sabit dan membiarkan sebagian kegelapan..
aku rembulan yang riang...menjadi purnama dan membuat para bintang berkedip melihatnya...
aku adalah sang rembulan...
ada satu hal yang tak terucap dari kebisuan rembulan...
betapa ia berterimakasih pada mentari yang tak pernah lelah memberikan sinarnya dan menghangatkan rembulan...
betapa ia ingin slalu bersama mentari meski harus menunggu dibalik awan...
betapa ia mencintai mentari meski tak ada yang tau bahwa bulan dan mentari saling mencuri hati...
matahari ku terimakasih telah mencintai dan melindungiku...
aku akan slalu disini..ditempat yang sama...disamping mu...
tak perlu dunia tau...
karena yang mereka tau matahari dan bulan tak pernah bertemu..
Ada seorang perempuan yang bertanya kepada kekasihnya ketika mereka sedang berdua. Beginilah percakapan mereka :
Perempuan : “Jika seandainya aku terjatuh dari atas gedung, apa yang akan kamu lakukan?”
Laki – laki : “Aku siap akan menangkap kamu dibawah”
Perempuan : “Hmmm, kalau seandainya aku jatuh?”
Laki – laki : “Aku akan menopang kamu dan ngobatin kaki kamu.”
Akhirnya mereka berdua-pun tertawa karena merasa malu – malu kucing dengan pertanyaan dan jawabannya masing – masing tadi. Maklumlah anak muda, hehehe.
Akhirnya, sang perempuan iseng, iya bertanya begini kepadanya pacarnya
Perempuan : “Oke deh. Sekarang, kalau seandainya aku dan mamamu tenggelam di laut, siapa yang akan kamu tolong? Kamu cuman punya satu kesempatan”
Sang laki – laki terdiam bingung. Namun akhirnya, ia menjawab dengan tegas dan yakin.
Laki – laki : “Aku akan menolong mamaku dan membawanya keluar dari air. Namun setelah itu, aku akan terjun kembali kedalam air, dan menuju takdir bersamamu. Mati bersamamu dan hidup bersamamu.
Memang aku tidak sekuat Superman yang bisa mengangkut 2 orang dalam genggamanku, tapi aku akan berusaha. Aku tidak bisa membiarkan 2 orang yang aku cintai pergi.
Jadi aku akan selamatkan mamaku, dan mati atau hidup bersamamu. Itulah pilihanku”
Hening Malam...
Keheningan malam ramaikan suasana hati
Membaur menjadi satu kesepian,
Menanti akan kehadiran,
Yang tak pernah memasti
Entah karya agung apa yang kau cipta,
Hingga rasa seakan terus mencarimu,
Menantimu tanpa pernah berharap
Namun memohon agar kau datang,
Menjadi doa utama dalam sujud itu,
Bayang bintang menjadi penerang,
Ketika keyakinan mulai gelap,
Melihat bingkai angan yang kau buat,
Menjadi batas akan itu..
Pembatas,
Akan mimpiku untukmu..
Mungkin?!!!!
Barangkali cinta…
jika darahku mendesirkan gelombang
yang tertangkap oleh darahmu
dan engkau beriak karenanya.
Darahku dan darahmu,
terkunci dalam nadi yang berbeda,
namun berpadu dalam badai yang sama.
Barangkali cinta…
jika napasmu merambatkan api
yang menjalar ke paru-paruku
dan aku terbakar karenanya.
Napasmu dan napasku,
bangkit dari rongga dada yang berbeda,
namun lebur dalam bara yang satu.
Barangkali cinta…
jika ujung jemariku mengantar pesan
yang menyebar ke seluruh sel kulitmu
dan engkau memahamiku seketika.
Kulitmu dan kulitku,
membalut dua tubuh yang berbeda,
namun berbagi bahasa yang serupa.
Barangkali cinta…
jika tatap matamu membuka pintu menuju jiwa
dan aku dapati rumah yang kucari.
Matamu dan mataku,
tersimpan dalam kelopak yang terpisah,
namun bertemu dalam setapak yang searah.
Barangkali cinta…
karena darahku, napasku, kulitku,
dan tatap mataku,
kehilangan semua makna dan gunanya
jika tak ada engkau di seberang sana.
Barangkali cinta…
karena darahmu, napasmu, kulitmu,
dan tatap matamu,
kehilangan semua perjalanan dan tujuan
jika tak ada aku di seberang sini.
Pastilah cinta…
yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian,
kecerdasan, dan kebijaksanaan
untuk menghadirkan engkau, aku,
ruang, waktu,
dan menjembatani semuanya
demi memahami dirinya sendiri.
Langganan:
Komentar (Atom)