Selasa, 11 Juni 2013

)o)o___(o(o

Kisah ini terjadi di Beijing China, seorang gadis bernama Yo Yi Mei memiliki cinta terpendam terhadap teman karibnya di masa sekolah. Namun ia tidak pernah mengungkapkannya, ia hanya selalu menyimpan di dalam hati dan berharap temannya bisa mengetahuinya sendiri. Tapi sayang temannya tak pernah mengetahuinya, hanya menganggapnya sebagai sahabat, tak lebih. Suatu hari Yo Yi Mei mendengar bahwa sahabatnya akan segera menikah hatinya sesak, tapi ia tersenyum “Aku harap kau bahagia“. Sepanjang hari Yo Yi Mei bersedih, ia menjadi tidak ada semangat hidup, tapi dia selalu mendoakan kebahagiaan sahabatnya. 12 Juli 1994 sahabatnya memberikan contoh undangan pernikahannya yang akan segera dicetak kepada Yi mei, ia berharap Yi Mei akan datang, sahabatnya melihat Yi Mei yang menjadi sangat kurus & tidak ceria bertanya “Apa yang terjadi dengamu, kau ada masalah?” Yi mei tersenyum semanis mungkin ”Kau salah lihat, aku tak punya masalah apa apa, wah contoh undanganya bagus, tapi aku lebih setuju jika kau pilih warna merah muda, lebih lembut…” Ia mengomentari rencana undangan sahabatnya tesebut. Sahabatnya tersenyum “Oh ya, ummm aku kan menggantinya, terimakasih atas sarannya Mei, aku harus pergi menemui calon istriku, hari ini kami ada rencana melihat lihat perabotan rumah… daag“. Yi Mei tersenyum, melambaikan tangan, hatinya yang sakit. 18 Juli 1994 Yi Mei terbaring di rumah sakit, Ia mengalami koma, Yi Mei mengidap kanker darah stadium akhir. Kecil harapan Yi Mei untuk hidup, semua organnya yang berfungsi hanya pendengaran, dan otaknya, yang lain bisa dikatakan “Mati“ dan semuanya memiliki alat bantu, hanya mukjizat yang bisa menyembuhkannya. Sahabatnya setiap hari menjenguknya, menunggunya, bahkan ia menunda pernikahannya. Baginya Yi Mei adalah tamu penting dalam pernikahannya. Keluaga Yi Mei sendiri setuju memberikan “Suntik Mati“ untuk Yi Mei karena tak tahan melihat penderitaan Yi Mei. 10 Desember 1994 Semua keluarga setuju besok 11 Desember 1994 Yi Mei akan disuntik mati dan semua sudah ikhlas, hanya sahabat Yi Mei yang mohon diberi kesempatan berbicara yang terakhir, sahabatnya menatap Yi Mei yang dulu selalu bersama. Ia mendekat berbisik di telinga Yi Mei “Mei apa kau ingat waktu kita mencari belalang, menangkap kupu kupu?… kau tahu, aku tak pernah lupa hal itu, dan apa kau ingat waktu disekolah waktu kita dihukum bersama gara gara kita datang terlambat, kita langganan kena hukum ya?” “Apa kau ingat juga waktu aku mengejekmu, kau terjatuh di lumpur saat kau ikut lomba lari, kau marah dan mendorongku hingga aku pun kotor?… Apakah kau ingat aku selalu mengerjakan PR di rumahmu?… Aku tak pernah melupakan hal itu…“ “Mei, aku ingin kau sembuh, aku ingin kau bisa tersenyum seperti dulu, aku sangat suka lesung pipitmu yang manis, kau tega meninggalkan sahabatmu ini?….” Tanpa sadar sahabat Yi Mei menangis, air matanya menetes membasahi wajah Yi Mei. “Mei… kau tahu, kau sangat berarti untukku, aku tak setuju kau disuntik mati, rasanya aku ingin membawamu kabur dari rumah sakit ini, aku ingin kau hidup, kau tahu kenapa?… karena aku sangat mencintaimu, aku takut mengungkapkan padamu, takut kau menolakku“ “Meskipun aku tahu kau tidak mencintaiku, aku tetap ingin kau hidup, aku ingin kau hidup, Mei tolonglah, dengarkan aku Mei … bangunlah…!!“ Sahabatnya menangis, ia menggengam kuat tangan Yi Mei “Aku selalu berdoa Mei, aku harap Tuhan berikan keajaiban buatku, Yi Mei sembuh, sembuh total. Aku percaya, bahkan kau tahu?.. aku puasa agar doaku semakin didengar Tuhan“ “Mei aku tak kuat besok melihat pemakamanmu, kau jahat…!! kau sudah tak mencintaiku, sekarang kau mau pergi, aku sangat mencintaimu… aku menikah hanya ingin membuat dirimu tidak lagi dibayang-bayangi diriku sehingga kau bisa mencari pria yang selalu kau impikan, hanya itu Mei…“ “Seandainya saja kau bilang kau mencintaiku, aku akan membatalkan pernikahanku, aku tak peduli… tapi itu tak mungkin, kau bahkan mau pergi dariku sebagai sahabat“ Sahabat Yi mei berbisik ”Aku sayang kamu, aku mencintaimu” suaranya terdengar parau karena tangisan. Dan apa yang terjadi?…. Its amazing !! ”CINTA“ bisa menyembuhkan segalanya. 7 jam setelah itu dokter menemukan tanda tanda kehidupan dalam diri Yi Mei, jari tangan Yi Mei bisa bergerak, jantungnya, paru parunya, organ tubuhnya bekerja, sungguh sebuah keajaiban !! Pihak medis menghubungi keluarga Yi Mei dan memberitahukan keajaiban yang terjadi. Dan sebuah mujizat lagi… masa koma lewat…. pada tgl 11 Des 1994. 14 Des 1994 saat Yi Mei bisa membuka mata dan berbicara, sahabatnya ada disana, ia memeluk Yi Mei menangis bahagia, dokter sangat kagum akan keajaiban yang terjadi. “Aku senang kau bisa bangun, kau sahabatku terbaik“ sahabatnya memeluk erat Yi Mei . Yi Mei tersenyum “Kau yang memintaku bangun, kau bilang kau mencintaiku,tahukah kau aku selalu mendengar kata-kata itu, aku berpikir aku harus berjuang untuk hidup“ “Lei, aku mohon jangan tinggalkan aku ya, aku sangat mencintaimu” Lei memeluk Yi Mei “Aku sangat mencintaimu juga“. 17 Februari 1995 Yi Mei & Lei menikah, hidup bahagia dan sampai dengan saat ini pasangan ini memiliki 1 orang anak laki laki yang telah berusia 14 tahun. Kisah ini sempat menggemparkan Beijing. Dari kisah ini kita bisa belajar tentang dua hal penting: komunikasi dan asumsi. Betapa banyak orang menderita hidupnya hanya karena dua hal ini, salah asumsi dan salah komunikasi. Buang jauh-jauh asumsi, dan utamakan komunikasi. Komunikasikan keinginan, perasaan, pikiran kita dengan sebaik mungkin entah itu di rumah, di lingkungan kerja, di sekolah, di mana pun juga. Jika kita mampu memanfaatkan kekuatan komunikasi ini dengan baik, hidup kita akan terasa lebih mudah dan mungkin malah lebih baik. Pelajaran Ungkapkan rasa suka... Sayang atau cinta kalian Jangan dipendam terlalu lama Bagi wanita Kita boleh ungkapkan duluan Asal δεηƍαη kehrmatan dan harga diri seperti siti Khadijah saat menyatakan perasaan nya pada Nabi Muhammad SAW ;)

%$$#@&*^%$##@!

http://keluargamuslim.wordpress.com/2006/11/17/menyikapi-istri-yang-sudah-tidak-perawan-2/ http://arsitek-peradaban.abatasa.co.id/post/detail/8164/wanita-sholehah:-bidadari-syurga-terindah http://edukasi.kompasiana.com/2013/04/09/hak-dan-kewajiban-suami-istri-dalam-islam-549662.html http://www.bersamadakwah.com/2013/02/kisah-nyata-keajaiban-sedekah-diganti.html http://muslimsein.wordpress.com/2011/09/09/dahsyatnya-sedekah-di-hari-jumat/ http://alqolam.net/keutamaan-sedekah-hari-jumat/ http://www.voa-islam.com/islamia/aqidah/2012/12/06/22199/minta-didoakan-saat-memberikan-sedekah-bolehkah/

Mawar

Kisah nyata seorang wanita cantik bernama ” Mawar” yang menetap di kota Perth . Membuat saya ingin berbagi di sini. Atas izinnya saya edit dan tulis ulang, semoga bermanfaat untuk kita semua. Ketika aku berlibur ke Indonesia, aku tinggal dirumah mama yang baru saja dibangun. Saat menjelang magrib, terdengar ceramah dari radio tetangga persis di depan rumah mamaku. Ternyata pemilik rumah adalah ibu R. Setelah kudengar ceramah itu lalu kukatakan pada mama : ” Masya Allah ya ma..tetangga mama ibu R seorang muslim yang baik sekali.” ” Ibu R memang setiap hari mendengarkan ceramah dari radio Muslim Jakarta nak..” jawab mamaku. Aku ingin sekali mengenal ibu R dan mendengarkan dari dekat isi ceramah itu. Lalu kudatangi rumah beliau dan aku disambutnya dengan ramah. ” Masya Allah ibu, saya seneng sekali dengar ceramah dari radio ibu, makanya saya kesini.” ” Sini neng masuk ngga apa apa. ” ujar Ibu R sambil mengajakku masuk. ” Neng, ibu baru 3 tahun pakai jilbab, dulu ibu suka pakai celana pendek. ” lanjut ibu R. ” Sama dong bu, tapi saya baru enam bulan pakai jilbab. Entahlah tiba tiba ada dorongan kuat di hati saya agar segera berjilbab. “ Alhamdulilah ya Allah sungguh besar karunia yang Engkau berikan pada hambamu yang fana ini. Kini sudah kupatuhi perintahMu ya Allah. Sungguh banyak kisah kisah indah ketika aku berada di Jakarta. Teringat ketika aku sholat Idul Fitri , ada seorang ibu sebut saja ibu B yang baru saja khatam membaca Al-Quran Tangannya gemetar dan kulihat beliau mencucurkan airmata. Lalu ia kusapa. “Masya Allah, ibu baru khatam membaca Al Quran, betapa terharu saya melihat air mata ibu. “ ” Benar nak, saya sering membaca Al Quran karena saya sangat yakin bahwa Al Quran adalah pedoman hidup seorang muslim.” Jawab ibu B dengan bahasa Inggris. Lalu ibu B bercerita bagaimana ia mendidik anak anaknya , kini mereka tumbuh dewasa , mandiri dan taat beragama. ” Dalam hidup ini, kamu harus khusnul yakin. Selalu bersedekah dan ingatlah didalam hartamu itu , 2,5 % adalah hak anak anak yatim dan orang orang miskin. Banyak anak anak yatim yang saya sekolahkan karena saya yakin bahwa harta yang saya miliki datangnya dari Allah, disana ada hak mereka. Saat itu anakku Zaiden berlarian lalu aku minta maaf karena anakku bandel. Ibu B dengan tersenyum lalu menjawab. ” Anak kecil memang sudah biasa seperti itu, biarkan saja nak ia bermain, kamu jangan khawatir dengan kenakalannya. Ada malaikat Allah yang menjaga, karena anak anak mahluk yang suci. Kita awasi saja dari jauh. ” Duh sejuknya mendengar kata kata Ibu B. Ketika bicara denganku beliau selalu tersenyum . Dari pakaian dan tasnya kubisa menilai bahwa ibu ini orang yang sangat kaya, tapi jauh dari sifat sombong. Subhanallah, Allah memang menunjukan sesuatu padaku dengan berbagai cara, diantaranya bertemu dengan wanita wanita solehah seperti ibu R dan Ibu B. Sungguh sebagai orang yang baru bertobat dan berjilbab kadang aku sangat khawatir menghadapi hidup ini, apalagi sebagai seorang ibu , aku takut salah dalam membimbing anak anakku. Namun setelah aku bertemu dengan Ibu R , Ibu B dan mendengar kisah orang orang beriman, kini kutahu jawabannya yaitu menjalankan perintah Allah, jauhi larangannya. Bacalah Al Quran dan amalkan. Kuyakin Allah akan selalu menolongku. Semoga kisahku ini bermanfaat bagi saudara saudara muslimku dimana saja . Insya Allah amin. Catatan : Terima kasih untuk VCM (Mawar ) yang sudah berbagi kisah

?!!??

seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam. Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata, "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya." "Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa as terkejut. "Saya takut mengatakannya." jawab wanita cantik. "Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi Musa. Maka perempuan itupun terpatah bercerita, "Saya ......telah berzina." Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak. siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!" Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, "Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?" Nabi Musa terperanjat. "Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?" Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril. "Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista itu?" "Ada!" jawab Jibril dengan tegas. "Dosa apakah itu?" tanya Musa kian penasaran. "Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina". Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. Dikutip dari buku 30 kisah teladan - KH > Abdurrahman Arroisy) Dalam hadist Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur'an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka'bah.

Menikam Kesalahan

hujan di pagi ini seakan menikam ku dengan keslahanku. sepanjang jalan hujan ini turun dengan deras. bahwa menandakan kesalahan ku ini menyakiti dia. mulut ini hanya terdiam air mata ini deras seperti hujan di pagi ini. ya allah maaf kan aku sudah menyakiti dia. jika di beri kesempatan untuk ke 2 kalinya. aku ingin memperbaiki dan menghabiskan sisa umur ku bersama dia.... mungkin ini tak akan mudah. tapi aku akan berusaha. ya allah terasa sesak napas ini. urat nadi ini terasa panas. seakan jiwa ku ini menghukum ku. atas perbuatan ku. ya allah maaf kan aku. pagi ini benar2 terasa menyakitkan bagi ku. ingin bersandar pada mu untuk sejenak terpejam. ini rasa menghentikan waktu. menghentikan aliran darah ini. tapi aku tak bisa berpikir pagi ini serasa hati dan jiwa ku mati. walau pun tubuh ini tersigap. tegar kan aku ya allah.