Rabu, 05 Juni 2013
*******
ku mencoba melangkah di atas jalan cinta...
terkadang ku menari-nari dengan riang saat melaluinya...
dan terkadang ku melangkah tertatih dan menahan perih...
ku mencoba mencari di sekitar jalan ini...
mencari akan kemanakah jalan ini berujung...
dengan langkah ragu dan bertanya ku coba untuk tetap melangkah...
walaupun kadang ku melewati jalan penuh berduri...
ku mencoba bertahan dan tetap melanjutkan langkahku...
hingga sekian lama ku berjalan seorang diri
ujung pun belum kutemui...
kurasakan kaki ini berdarah-darah dan hatiku pun juga...
ku ragu akankah ku sanggup untuk melanjutkan langkahku...
akankah ku temui jalan akhir dari semua perjalanan ini...
jauh ku melangkah semakin panjang ku rasakan jalan ini berliku...
ingin ku mencoba berlari tapi ku tak sanggup menahan perih...
ingin ku berhenti dan mengakhiri perjalanan ini tapi ku tak rela...
dan untukku lanjutkan pun rasanya ku tak mampu...
ku rasakan berjuta dilema merasuki setiap relung hati ini...
harus kemanakah aku sekarang...
ku ingin berhenti sejenak... tapi cinta telah pergi jauh...
perjalananku terpaksa kuakhiri sampai disini...
yang kudapati hanyalah kesunyian...
(()*()(*)(*)*
Semua orang sepakat, menunggu adalah pekerjaan yang paling membosankan. Kursi empuk yang seharusnya nyaman, berubah bagai pemanggang. Lukisan pemandangan di sudut ruang, tak mempu lagi mengobati rasa bosan. Punggung kemudian mendadak pegal karena kepenatan yang tak berkesudahan. Sungguh, suatu pengalaman yang tidak mengenakkan. Banyak lagi cerita lain dengan kesimpulan sama, menunggu memang membosankan. Proses menunggu terkait dengan masalah janji, seharusnya juga dengan masalah sabar. Janji dan sabar, dua kalimat yang berbeda makna, namun terkait dalam pengertian yang positif. Seseorang yang berjanji berarti telah menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat, seperti hendak memberi, menolong datang atau bertemu. Sedangkan sabar adalah tahan menghadapi cobaan, tidak lekas marah, tidak lekas putus asa dan tidak lekas patah hati. Tapi kadang, keduanya sangat sulit berjalan berdampingan. Memang benar, janji yang menurut pepatah bisa dipersamakan dengan hutang, harganya sangat mahal untuk dikhianati. Tak heran kalau banyak orang ditinggalkan relasi dan sahabatnya karena dinilai tidak disiplin dalam menepati janji. Sebab, disiplin merupakan sikap mental bertanggung jawab yang semestinya menyatu dalam diri. Pilihan seseorang untuk menjauh dan tak lagi percaya karena telah dikhianati, tak bisa disalahkan. Tapi, tak adakah cara lebih baik untuk menyikapi persoalan tersebut? Islam mengajarkan kita tentang kesabaran tak terbatas. Sayangnya, sangat sedikit orang yang tetap bersabar dalam kondisi menunggu yang cukup lama. Padahal tanpa disadari, telah tercipta momentum kawah candradimuka bagi manusia untuk melatih kesabaran. Semakin bisa bertahan dengan kesabaran, maka mental dan pikiran akan terasah untuk mengatasi kemarahan Bukan hanya itu, menunggu membuat kita bisa lebih memahami betapa pentingnya menghargai waktu.
Mimpi?????
Hidup tidak akan pernah sama lagi saat kau memutuskan mengejar mimpi itu, mimpi yang bahkan pernah terlintas di pikiranpun tidak, mimpi mendadak, mimpi tiba-tiba. Tiba-tiba saja bermimpi kemudian giat sekali mengejarnya, masa bodoh dengan mimpi-mimpi yang sudah dirancang bersama, masa bodoh dengan lembaran-lembaran kertas yang menjadi saksi bisu bahwa kita pernah merancang sedetail mungkin segala sesuatunya. lembaran-lembaran itu masih bagus, belum usang. Hanya saja sepertinya harus kusimpan terlebih dahulu sampai tiba saat yang tepat nanti meraihnya, entah tahun depan, tahun depannya lagi, atau kapanpun, tergantung situasinya.
Yang jelas sekarang pikiran, jiwa, dan raga kita terfokus pada mimpi mendadak itu, yang membuat hidup kita tidak akan pernah sama lagi.
Sejujurnya aku kaget, aku syok, aku tidak pernah bahkan sampai sekarang belum bisa membayangkan akan bagaimana nantinya. Tapi tenang saja kekagetanku ini tidak penting, hanya sesaat. Tenang saja, perlahan aku akan mencoba menyesuaikan diri, mematut-matut di depan cermin, memantaskan diri walau sampai sekarang belum kutemukan “gaya” yang bagus, “gaya” yang sesuai.
Tapi tenang saja, aku akan selalu mendukungmu, mendukung mimpi mendadak itu terwujud. Tanganku tidak akan melepaskan genggamanmu, sekuat apapun nanti goncangan yang mengoyaknya, aku akan tetap bersamamu, berjalan bersisian.
^^^^^
Getar corak halintar meronta menggelegar merekat bahtera jingga
Lantang warna arwana mengusur tiang kejora padamkan gelora..
Senyap lelap padam tak ada kabar sedari pagi hingga hari meringsut malam
Gelisah mencengkram tak kuasa memikul beban asa terlalu dalam..
Misi meniti hari tuangkan nadi tuk temukan bekohan hati yg mengguras peri
Ku tulusuri diilain sisi ada ambisi yg sulit ku lepasi ada dirimu ditiap angan terkunci..
Kenapa ruang hati ku terasa hampa mendayu hanya ada rindu yg mengetuk segala nalar ku
Pilu terbelenggu sosok mu selebihnya ada bayang mu memantul didinding batu ketika deru nafas mu menguras jiwa ku..
Sayang,dimana dirimu mu..?
Pada mu cinta ingin ku akhirkan
Pada jua asa ini kan ku labuhkan..
Kau telah renggut smua jiwa hingga tulang kering tak tersisa hingga menembus akar2nya
Hanya bahagia yg ku raba ketika cinta mu datang mengetuk tiba2..
Satu janji tlah ku patri satu jiwa kan ku bela
Kan ku gengam asa mu tampa sisa saat bibir indah mu mengucap akulah satu2nya..
Sayang..
Gemulai rintik melambai berderai tak ubahnya mata langit teteskan hujan
Gumpalan datang melenggang tak diundang hadir mu kini penuh pesan
Terang awan kencang derap tak mampu ku melawan..
Kau telah memenangkan jiwa ku setelah rindu menghujam berulang-ulang..
Jauh bukanlah penghalang kau tetap yg ku sayang tak kan tergantikan..
I miss u sayang..
Ku akan tetap menikmati semua yg ada pada mu
Mesti rindu menjungkirbalikan waras ku
Ku akan tetap menunggu sampai rindu ku menemui titik ketiadaan kau bebas ku dekap erat dipundak ku&mengecup kening mu..
Emmmmuuuuach..
I love u sayang..
Ku akan tetap menanti walau panas terik kan ku jalani besar gulungan ombak kan ku lalui..
Seperti pucuk2 cemara menahan posisinya kala terpaan angin mengeliat menyapa
Seperti itu lah asa ku bertahan diatas terpaan angin menyapa
Ku akan setia menjaga rindu&cinta ini sampai kita bertemu disatu senja...
Prasasti
Lembut daun benalu terlukis sendu mendayu terdengar alunan merdu berdendang irama rindu..
Menggelegarlah diantara secawan madu meringsut diatara kerudung suci mu..
Ku mendesah berjalan menempuh ingin berteduh dari segala keluh&gaduh..
Kasih..
Ku disini ada untuk mu tak lupa menyebut nama mu dalam gumpalan desir membungkus jantung ku..
Lirih termanggu awan mencumbu mencium harum lentera tubuh meraih pundak mu merasakan betapa ku sangat menyayangi mu..
Luapan kasih sayang mu bersatu menyulam jiwa dibeningnya kalbu..
Ku ingin berhenti di tapak kaki mu
Seperti mendekap dua lengan ku membalut penuh janji setia ku..
Ku ingin menjadi bagian dalam hidup mu..
Ya Alloh,,,
Jika dia adalah jodoh takdir yg Engkau berikan...
Maka berikanlah jalan terang jalan penuh kesabaran biar kami bisa lewati cobaan yg Engkau berikan...
Berikan gumpalan kekuatan hingga kami bisa membagun jembatan kasih sbg suami istri yg ditasbihkan...
Andai Engkau berkenan,
limpahkan kepada kami,
Cinta yang menjadikan
pengikat rindu antara Rasulullah&Khadijah..
Ya Alloh..
Betapa kami saling mencintai,hilangkanlah ego kami...
Musnahkan sifat benci kami...
Jauhkan dari misteri yg menghambat diri...
Kuat kan lah ikatan kami diatas janji setia ini...
Sampai nanti sampai kain putih mengkafani diri kami...
Ya Alloh,,
Sempurnakanlah kebahagiaan kami dengan menjadi kan hubungan ini sebagai ibadah kepada-Mu&bukti cinta kami kepada sunah Rasul-Mu..
Ya Alloh,,
Pada satu jiwa cinta telah menemukan bejananya..
Dah berapa tahun hubungan ini berlalu melibas masa
Mengukir tiap inci kenangan yg tercipta
Entah tanggis atau tawa dua2nya bermakna ribuan kata..
Ya Alloh..
Terima kasih Engkau telah menciptakan dia..
Terima kasih Engkau telah mempertemukan
aku dengannya..
Terima kasih untuk saat2 indah yang dapat
kami nikmati bersama..
Terima kasih untuk setiap pertemuan yang
dapat kami lalui bersama..
Sucikan hati kami Ya Allah,,
Sehingga kami dapat melaksanakan kehendak&rencana-Mu dalam hidup kami
Semoga Engkau ridhoi hubungan kami untuk bersatu mengarungi sisa umur kami..
Ya Alloh,,
Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepada kami pasangan yang dapat membuat hidup kami menjadi bahagia
Walaupun hubungan kami terhalang laut&samudra...
Rapuh...
Jejampian hati pemikat sukma
Luluh mengalun jiwa rapuh pada labuan aksara
Pintalan hati letupan rasa
Hitam putih bias trsembunyi
Labuhkan aku dalam dekapmu,
seperti anak kecil damai pada indungnya.
Seperti malam menjedi setia pada kelam
Seperti kayu kepada api..
Bungkam lesung sepi yg memaku di dataran jiwaku
labuhkan aku disisi bahtera hatimu
Rayu..
Jgn ko petik bara kesumat dalam hatiku,
krn semua tlah ku bingkai pada sepasang nisan atas nama palsu.
sssttttt.....
Adalah bibit yg kusemai di ladang kaki dan imajiku
Rekat kugenggam smpai esok menjelang
Hembusan waktu..
Seperti orang tua,penuh kasih menuntunku..
Kubang dijalanan hiruk menghampiri.
Sebentar...aku ingin perlahan menipumu,tp tak mampu.
Siang malam adalah pentas sandiwara
Sedang diri..
Tak ubah Menanti kapan aku akan memainkan lakon cerita ini.
Harapan....adlah kakiku,mataku jg uratku yg menjadi kekar..
Langganan:
Komentar (Atom)