Jumat, 24 Februari 2012
Misssss
Dan..
inilah aku.
Aku yang kembali setia menunggu.
Walau sendiri memeluk malam yang berbicara tak tentu arah,
berusaha tegar atas semua cinta yang bertahta dan memenuhi ruang nafasku. Saat kuingat tentang kamu.
ya..disaat akhirnya ku mampu sentuh jiwamu dan membiarkannya membalut hatiku.
saat akhirnya ku mampu kecup wangimu dan membebaskannya menari-nari di khayalku..
saat akhirnya ku mampu menciummu..dan tersesat di tengah rasa yang tak terbatas itu.
Saat kutemukan kembali warnaku...di teduh matamu..
indah, hangat, tapi rapuh !
rapuh karena saat itu bukanlah selamanya
rapuh karena dikejar waktu yang bersahaja
rapuh karena ku tahu ku tetap harus
menunggu..
menunggu agar esok membiarkanku kembali..
memelukmu, membelaimu, merasakanmu...
dan memohon agar esok mengijinkanku kembali..
merengkuhmu, menyentuhmu, menciummu..
hhh..tidak !
Aku bukan sedang mengeluh..
dan aku bukan sedang berseru
aku hanya kangen kamu..
kangen kamu yang mencuri hatiku...
inilah aku.
Aku yang kembali setia menunggu.
Walau sendiri memeluk malam yang berbicara tak tentu arah,
berusaha tegar atas semua cinta yang bertahta dan memenuhi ruang nafasku. Saat kuingat tentang kamu.
ya..disaat akhirnya ku mampu sentuh jiwamu dan membiarkannya membalut hatiku.
saat akhirnya ku mampu kecup wangimu dan membebaskannya menari-nari di khayalku..
saat akhirnya ku mampu menciummu..dan tersesat di tengah rasa yang tak terbatas itu.
Saat kutemukan kembali warnaku...di teduh matamu..
indah, hangat, tapi rapuh !
rapuh karena saat itu bukanlah selamanya
rapuh karena dikejar waktu yang bersahaja
rapuh karena ku tahu ku tetap harus
menunggu..
menunggu agar esok membiarkanku kembali..
memelukmu, membelaimu, merasakanmu...
dan memohon agar esok mengijinkanku kembali..
merengkuhmu, menyentuhmu, menciummu..
hhh..tidak !
Aku bukan sedang mengeluh..
dan aku bukan sedang berseru
aku hanya kangen kamu..
kangen kamu yang mencuri hatiku...
Menghellaaaaaa nafassss saaat kupejamkan mata
and i can hear them calling me, the pearls in the ocean....
Kupejam mataku perlahan saat matahari pagi membelai sebagian wajahku yg melusuh. dan angin semilir tak mau kalah berlomba memanjakan aku..bisa kurasa tiupan hangatnya di telingaku saat mereka dgn genitnya menggoda, membelai, menidurkan jiwaku yg kelelahan.
lalu kurentangkan jemariku ke arah pantai..yg pasirnya belum kusentuh,tapi malah dlm imajiku jemari kaki2ku sudah dgn liar berlarian diatasnya.
ah, betapa aku rindu tempat ini..
rumah persembunyianku saat lelah dgn dunia yg jarang bersahaja. tidak ada manusia2 lain yang menatap curiga. hanya aku, kelambu diatasku dan bentangan pasir putih dihadapanku.
aku memang slalu suka pantai. slalu ada yg bisa membuatku jatuh hati disini. apalagi saat mlm tiba, dan aku yang hanya ditemani pohon2 kelapa yg berusaha keras merengkuh rembulan,angin pantai yg nakal memainkan belahan rambutku,petir-petir di negeri seberang lautan sana yg terlihat dari sini bagai atraksi tarian yang menakjubkan serta tak lupa,teman senyapku-segelas mungil tequila sunrise di telapak tangan kanan.
lalu selalu saja timbul rasa rindu yg menggebu-gebu. rindu akan smua yg tdk terucapkan dan tak terjangkau,bahkan tak tersirat di keseharianku. disini seperti sunyi, padahal bisa kurasa di sekelilingku berbicara,kepadaku..tentang aku.
....we once have ocean left to fly, but now the trees and the river has parted way...
dan tiba2 targambar jelas air mukanya yg tersenyum,rambutnya yg lembut ditiup angin, jemari2nya merengkuh
tubuhku dan pandangan matanya yg meneduhkan aku,selayaknya lautan. dan kami berpelukan hingga matahari lelap tertidur..
jika saja dia hadir disini, maka aku tak lagi membutuhkan atap sirap untuk menyejukkanku, karena sayap2nya yg kokoh selalu terbentang untukku.
dan bisa kubayangkan,kami tertidur tanpa mempedulikan hari esok.
ah,esok pun dunia bisa mengurus dirinya sendiri!
biarkan saja! ini waktunya aku
terbuai
sejenak
dan kupeluk nuansa ini lebih erat..
hingga semua menyelimutiku sekarang..
kelambu, pantai, matahari dan jemari-nya..
ah,jika saja hidup bisa se-sederhana ini...
......and when it's cold as the rain outside....you know, i'm with u.......
Kupejam mataku perlahan saat matahari pagi membelai sebagian wajahku yg melusuh. dan angin semilir tak mau kalah berlomba memanjakan aku..bisa kurasa tiupan hangatnya di telingaku saat mereka dgn genitnya menggoda, membelai, menidurkan jiwaku yg kelelahan.
lalu kurentangkan jemariku ke arah pantai..yg pasirnya belum kusentuh,tapi malah dlm imajiku jemari kaki2ku sudah dgn liar berlarian diatasnya.
ah, betapa aku rindu tempat ini..
rumah persembunyianku saat lelah dgn dunia yg jarang bersahaja. tidak ada manusia2 lain yang menatap curiga. hanya aku, kelambu diatasku dan bentangan pasir putih dihadapanku.
aku memang slalu suka pantai. slalu ada yg bisa membuatku jatuh hati disini. apalagi saat mlm tiba, dan aku yang hanya ditemani pohon2 kelapa yg berusaha keras merengkuh rembulan,angin pantai yg nakal memainkan belahan rambutku,petir-petir di negeri seberang lautan sana yg terlihat dari sini bagai atraksi tarian yang menakjubkan serta tak lupa,teman senyapku-segelas mungil tequila sunrise di telapak tangan kanan.
lalu selalu saja timbul rasa rindu yg menggebu-gebu. rindu akan smua yg tdk terucapkan dan tak terjangkau,bahkan tak tersirat di keseharianku. disini seperti sunyi, padahal bisa kurasa di sekelilingku berbicara,kepadaku..tentang aku.
....we once have ocean left to fly, but now the trees and the river has parted way...
dan tiba2 targambar jelas air mukanya yg tersenyum,rambutnya yg lembut ditiup angin, jemari2nya merengkuh
tubuhku dan pandangan matanya yg meneduhkan aku,selayaknya lautan. dan kami berpelukan hingga matahari lelap tertidur..
jika saja dia hadir disini, maka aku tak lagi membutuhkan atap sirap untuk menyejukkanku, karena sayap2nya yg kokoh selalu terbentang untukku.
dan bisa kubayangkan,kami tertidur tanpa mempedulikan hari esok.
ah,esok pun dunia bisa mengurus dirinya sendiri!
biarkan saja! ini waktunya aku
terbuai
sejenak
dan kupeluk nuansa ini lebih erat..
hingga semua menyelimutiku sekarang..
kelambu, pantai, matahari dan jemari-nya..
ah,jika saja hidup bisa se-sederhana ini...
......and when it's cold as the rain outside....you know, i'm with u.......
Langganan:
Komentar (Atom)