Saat ini ku ingin merenung….
Duduk di bawah mendungnya awan,
walau tanpa kilau cahaya mentari
tak apa….
Aku manusia yang lemah
Hidup dengan penuh kepalsuan
Garam telah banyak kutelan,
namun tak pernah kurasakan asinnya
Aku begitu angkuh dan sombong
Harga diri selalu mengalir dalam kalbuku,
tanpa mengetahui arti sebuah kejujuran
Rasa emosi dan amarah seakan meledak dalam kepalaku
Aku terpancing ke dalam keputusaasaan
tanpa berpikir untuk mencari jalan keluar
Berbagai hajaran telah ku hinggapi,
namun tak sedikitpun aku mampu meresapi maknanya
Bodohnya diriku…
Berpikir untuk menjadi bijak,
namun perkataan hikmat ku lalui begitu saja
Aku semakin hancur dan terpuruk,
bukan karena apapun dan siapapun,
tapi karena kekejaman diriku sendiri
Tembok yang kokoh itu kini mulai retak dan berangsur runtuh
Laksana singa yang sedang sakit lalu segera menemui ajalnya….
Aku lelah dan capek
Aku benci dan bosan pada diriku sendiri
Aku seperti seorang musafir yang kehilangan arah
Aku seperti pelaut yang merindukan labuhan,
namun tak pernah menemukannya
Aku seakan hidup tanpa harapan masa depan
Begitu kosong, begitu hampa….
Tuhan, Tuhan….
Adakah Kau masih sayang terhadapku?
Adakah Kau memperdulikanku?
Ataukah kau akan membiarkanku seperti ini?
Akankah masih terbit fajar kesukaan bagiku?
Jika aku hambamu, akankah Kau jadikan aku sebagai hamba
yang akan berperang melawan malaikat-malaikat-Mu?
Janganlah Kau alihkan mata-Mu pada kedekilanku
Janganlah Kau tutup telinga-Mu pada rintihanku
Janganlah Kau butakan hati-Mu pada kedukaanku
dan janganlah Kau jadikan aku sejarah hitam dalam buku catatan-Mu
Masih adakah waktu bagiku ’tuk memulai permulaan baru Tuhan?
Kini aku menyesalinya….
Ku pinta dalam doaku, ku ingin di pulihkan
Maka ubahlah semua, berdamailah antara Kau dan aku
Mampukan aku dan akan kutunjukkan pada-Mu,
bahwa dalam kejatuhanku aku masih bisa bangkit
Dalam kesesakkanku aku masih bisa bernafas,
dan dalam dukacita aku masih bisa bersukacita
Akan kubuktikan pada-Mu aku bisa,
selama tangan-Mu masih menopang bumi ini
Dan aku ’kan bercermin pada diriku bahwa aku mampu berubah
Ya…, aku pasti mampu…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar