Selasa, 11 Juni 2013
Mawar
Kisah nyata seorang wanita cantik bernama ” Mawar” yang menetap di kota Perth . Membuat saya ingin berbagi di sini. Atas izinnya saya edit dan tulis ulang, semoga bermanfaat untuk kita semua.
Ketika aku berlibur ke Indonesia, aku tinggal dirumah mama yang baru saja dibangun. Saat menjelang magrib, terdengar ceramah dari radio tetangga persis di depan rumah mamaku. Ternyata pemilik rumah adalah ibu R.
Setelah kudengar ceramah itu lalu kukatakan pada mama :
” Masya Allah ya ma..tetangga mama ibu R seorang muslim yang baik sekali.”
” Ibu R memang setiap hari mendengarkan ceramah dari radio Muslim Jakarta nak..” jawab mamaku.
Aku ingin sekali mengenal ibu R dan mendengarkan dari dekat isi ceramah itu. Lalu kudatangi rumah beliau dan aku disambutnya dengan ramah.
” Masya Allah ibu, saya seneng sekali dengar ceramah dari radio ibu, makanya saya kesini.”
” Sini neng masuk ngga apa apa. ” ujar Ibu R sambil mengajakku masuk.
” Neng, ibu baru 3 tahun pakai jilbab, dulu ibu suka pakai celana pendek. ” lanjut ibu R.
” Sama dong bu, tapi saya baru enam bulan pakai jilbab. Entahlah tiba tiba ada dorongan kuat di hati saya agar segera berjilbab. “
Alhamdulilah ya Allah sungguh besar karunia yang Engkau berikan pada hambamu yang fana ini. Kini sudah kupatuhi perintahMu ya Allah.
Sungguh banyak kisah kisah indah ketika aku berada di Jakarta. Teringat ketika aku sholat Idul Fitri , ada seorang ibu sebut saja ibu B yang baru saja khatam membaca Al-Quran Tangannya gemetar dan kulihat beliau mencucurkan airmata. Lalu ia kusapa.
“Masya Allah, ibu baru khatam membaca Al Quran, betapa terharu saya melihat air mata ibu. “
” Benar nak, saya sering membaca Al Quran karena saya sangat yakin bahwa Al Quran adalah pedoman hidup seorang muslim.” Jawab ibu B dengan bahasa Inggris.
Lalu ibu B bercerita bagaimana ia mendidik anak anaknya , kini mereka tumbuh dewasa , mandiri dan taat beragama.
” Dalam hidup ini, kamu harus khusnul yakin. Selalu bersedekah dan ingatlah didalam hartamu itu , 2,5 % adalah hak anak anak yatim dan orang orang miskin. Banyak anak anak yatim yang saya sekolahkan karena saya yakin bahwa harta yang saya miliki datangnya dari Allah, disana ada hak mereka.
Saat itu anakku Zaiden berlarian lalu aku minta maaf karena anakku bandel. Ibu B dengan tersenyum lalu menjawab.
” Anak kecil memang sudah biasa seperti itu, biarkan saja nak ia bermain, kamu jangan khawatir dengan kenakalannya. Ada malaikat Allah yang menjaga, karena anak anak mahluk yang suci. Kita awasi saja dari jauh. ” Duh sejuknya mendengar kata kata Ibu B.
Ketika bicara denganku beliau selalu tersenyum . Dari pakaian dan tasnya kubisa menilai bahwa ibu ini orang yang sangat kaya, tapi jauh dari sifat sombong. Subhanallah, Allah memang menunjukan sesuatu padaku dengan berbagai cara, diantaranya bertemu dengan wanita wanita solehah seperti ibu R dan Ibu B.
Sungguh sebagai orang yang baru bertobat dan berjilbab kadang aku sangat khawatir menghadapi hidup ini, apalagi sebagai seorang ibu , aku takut salah dalam membimbing anak anakku. Namun setelah aku bertemu dengan Ibu R , Ibu B dan mendengar kisah orang orang beriman, kini kutahu jawabannya yaitu menjalankan perintah Allah, jauhi larangannya. Bacalah Al Quran dan amalkan. Kuyakin Allah akan selalu menolongku.
Semoga kisahku ini bermanfaat bagi saudara saudara muslimku dimana saja . Insya Allah amin.
Catatan :
Terima kasih untuk VCM (Mawar ) yang sudah berbagi kisah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar