Senin, 26 Maret 2012

End

Hati nampaknya hancur
Ingin bersembunyi karena malu
Lama terlelap kini aku tersadar
Hidup itu harus dilanjutkan

Tetesan air mata itu mengisyaratkan
sebuah akhir
entahlah mungkin benar-benar akhir
Hal itu hanya kamu yang bisa mengubahnya
karena aku tak berdaya lagi
Aku tak ingin kau pergi tapi lisan tak kuasa berucap

Air mata yang jatuh dengan tiba-tiba itu
memberontak membuatku khawatir
Sempat tertahan akhirnya meledak
Saat melihatmu berjalan dari belakang

Kau nampak asing
Sketsa yang pernah terukir dibenakku itu
Sketsa yang mengaku bahwa dia adalah dirimu itu
Sangat beda dengan apa yang kulihat
Aku merasa kau sangat jauh
Tak ku kenali lagi

Pertemuan singkat bagaikan awal berkenalan denganmu
Sesuatu itu telah mengubah segalanya


Terima kasih telah membangunkanku
Dari mimpi indah namun semu
Terima kasih telah membangunkanku
Untuk hidup di dunia yang tragis tapi nyata

Apakah ini memang sebuah akhir?
entahlah hanya kau yang bisa menjawabnya
jika kau mengiyakan
Dengan ini aku pamit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar